Malam ini saat
rangkaian kata kata ini berbaris indah di kertas word. Aku meneteskan air mata.
Malam ini mata ini tak dapat terpejam. Padahal badan ku jelas pegal – pegal
sepulang dari jalan tadi sore. Dan kehujanan ketika pulang. Itu sudah menandakan
fisik ini pasti lelah. Namun ntah kena mata ini tak mau terpejam. Jari ini asik
saja mengklik klik folder di dalam laptopku. Jariku mengarah ke folder HOME
SWEET HOME dan mengkliknya. Pertama aku hanya menemukan foto – foto adikku dan
aku setahun yang lalu. Sebelum aku meninggalkan rumah ku. Sebelum aku
menjejakkan kakiku di bumi gudeg ini. Ketika sampai dislide foto yangku edit. Ntah
kenapa jari ini berhenti, menatap lama foto itu. Jujur, aku sangat rindu sekali
dengan rumah dan keluargaku. Aku sangat ingani memeluk keluargaku saat ini
juga. Aku sangat merindukan mereka. Kapan aku bisa dirumah lagi
?????????????????
Slide beralih lagi dan berhenti difoto bapak. Beberapa hari
yang lalu ulang tahun bapak yang ke -45. Dan aku sekarang 20 th. 5 tahun lagi
bapak 50th. Dan aku 25th. Dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi 5th lagi. Sosok
inilah yang membuat aku sangat merindukan rumah. Sosok yang selalu memarahiku,
yang selalu memahami aku, selama 20th aku hidup didunia ini. Bapak lebih banyak
berperan dalam hidupku. Aku bersyukur dididik untuk tidak cengeng. Namun , aku
masih saja cengeng. Aku bersyukur dididik untuk tak banyak menuntut. Meski kadang
banyak keinginanku yang terabaikan. Aku bersyukur dididik seperti ini, dididik
selama hampir 10th oleh seorang Bapak. Meskipun dulu aku pernah berucap agar
aku pergi dan menghilang dari rumah itu agar bapak tak selalu darah tinggi jika
melihatku. Itu ucapan saat aku masih SMA dulu. Karena memang aku keras kepala. Dan
bapak sering mengatakan itu. Aku kangen ketika bapak mengusap kepalaku ketika
aku sedang duduk menonton Tv, dan beliau mengatakan “ mbak ni orangnya keras kepala, susah diatur. “ aku sangat
merindukan saat aku dan bapak duduk berdua sore – sore menonton drama korea The
Great Queen Seondeok, saat satu rumah berkumpul diruang kelurga untuk nonton
MotoGP bareng dan taruhan, siapa kalah harus buat kopi ataupun teh. Ahhhh,, aku
rindu semua itu. Dan itu sudah 1 tahun berlalu.
*backsound waktu aku
mengetik ini [ Baek Chu Kang ~ Father ]
Sukses membuatku
menangis sejadi- jadinya.
Ya ALLAH. Aku tak pernah
tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Itu masih menjadi rahasia bagiku. Hanya
1 yang ku inginkan. Panjangkanlah umur orang tuaku, berikan mereka kesehatan. Agar
mereka bisa melihatku sukses, dan aku bisa membahagiakan mereka.
Aammiinn....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar